Home > Mafahim > SIKAP SYEKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB bag. 2

SIKAP SYEKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB bag. 2

Jawabanku atas semua tuduhan itu adalah : “Aku hanya berkata, Subhaanaka hadza buhtanun azhim; Maha suci engkau, ya Allah. Ini adalah suatu kebohongan yang besar;” Sebelum peristiwa seperti ini, pernah juga ada orang yang berdusta kepada Nabi Muhammad saw” bahwa beliau itu mencaci maki Nabi Isa, putri Maryam, menghina orang-orang saleh. Maka hati mereka (yang hidup pada zaman Nabi Muhammad saw) dan hati mereka (yang hidup pada zaman sekarang) itu mempunyai kesamaan, yakni penuh dengan upaya kebohongan terhadap orang lain dan mengatakan perkataan-perkataan yang palsu. Allah SWT berfirman : “Sesunggunya yang mengada-ngadakan kebohongan itu hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” (Q.S. An Nahl [16] : 105).
Mereka (yang hidup pada zaman Nabi) pun mengatakan bahwa Nabi Muhammad saw pernah bersabda, ” Malaikat, Nabi Isa, dan Nabi Uzair itu pasti masuk neraka”. Dalam konteks itulah, Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya orang-orang yang telah berlaku bagi mereka (pemberian) dari kami (berupa) al husna (kebaikan/petunjuk), mereka itu dijauhkan dari neraka.” (Q.S. Al Anbiya’ [12] : 101)
Perhatikan surat pribadi Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab berkenan dengan karyanya yang telah menyebar luas dengan perhatian dan dana dari Universitas Imam Muhammad bin Sa’ud Al Islamiyyah.

Categories: Mafahim
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: